Share This Post

Nawacita

Machan DPD Jatim : Sebetulnya Tak Tersinggung,Relawan Terus Kawal NAWACITA Karena Itu Pokok Ruhnya

Machan DPD Jatim : Sebetulnya Tak Tersinggung,Relawan Terus Kawal NAWACITA Karena Itu Pokok Ruhnya

47Projo-Jawatimur-DPD-Projo-Jatim-Machan-HR-KetuaSurabaya – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Projo Jawatimur, Machan HR bersama Sekjen DPD Projo Jawatimur, Eko Waluyo SH saat Konsolidasi Daerah menghimbau kepada seluruh rakyat dan warga Projo akan perlunya renungan akan cita-cita mulya sosok Presiden saat ini.

Kata Machan HR, Program NAWACITA yang pro kerakyatan adalah cita-cita agung yang sangat perlu kita dukung sebesar-besarnya karena itu semua untuk kemakmuran rakyat bangsa dan negara. Ke depan PROJO sebagaimana dimaksud adalah Mission Of Absolute dari pelaksanaan program pro kerakyatan. PROJO juga sebagai Real Man Power of Community yang akan terus bekerja untuk kemakmuran rakyat.

Pernyataan yang berkembang tentang “penumpang gelap” rupanya membuat relawan Jokowi berfikir dan bertindak nyata. Pernyataan tersebut berkembang kian santer sehingga tampak jelas siapa sesungguhnya itu yang dimaksud dan tidak usah berotak-atik apalagi tersinggung disitu karena itu hanya membuang energi saja terus kapan kita mau mulai bekerja.

Machan HR menambahkan, orang banyak lupa bahwa Presiden Joko Widodo baru dilantik kurang dari setengah tahun. Sebuah masa pemerintahan yang tentu belum seberapa, semua masih dalam pemetaan yang pokok-pokok. Mari kita semua sadar dan introspeksi diri,”tambahnya.

Melihat apa yang sudah dan sedang dikerjakan pemerintah itu sepatutnya kita berbangga, sudah saatnya rakyat Indonesia bahu membahu mendukung pemerintah dengan cara bekerja secara produktif. Tidak lupa berperan aktif mengawasi implementasi pekerjaan negara dilapangan.

Ditemukan penyelewengan, segera laporkan pada pihak yang berwenang dan laporkan juga tindakan tersebut kepada PROJO karena PROJO ada dimana-mana dan kapanpun akan tiba karena kita adalah rakyat dan Jokowi juga Rakyat.

Mengeluh, menghujat apalagi menuduh pemerintah tidak bekerja sungguh-sungguh akan menghabiskan energi dengan tindakan yang tidak produktif. Mari kita rubah pola pikir kita yang selama ini membelenggu sehingga menyebabkan negara ini tak pernah maju.

Inilah Perjalanan Perkembangan Di Sektor Ekonomi Pemerintahan saat ini :
Setidaknya ada 9 point (share/all/online/**/**/arie):

Bulan April 2015 akan segera dimulai pembangunan kilang minyak di Bontang Kalimantan Timur. Seperti diketahui selama ini kapasitas kilang minyak milik Indonesia terbatas dan inilah yang mempengaruhi stok BBM didalam negeri. Akibatnya kebutuhan BBM langsung import sehingga harganya relatif lebih mahal.
Bank Indonesia mencatat selama Desember 2014 hingga Februari 2015, investasi masuk ke Indonesia sebesar IDR 57 triliun (90% lebih tinggi dari bulan yang sama di tahun sebelumnya)
Bulan Februari 2015 telah diresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, yang sudah tak terurus selama 24 tahun. Inilah salah satu kawsasan wisata berbasis maritim.
Bulan April dimulai pekerjaan pendirian pabrik semen di Papua oleh investor dari Tiongkok, untuk menurunkan harga semen di Papua (saat ini mencapai 1,5 juta rupiah per zak). Pemangkasan kesenjangan dengan kemudahan investasi inilah yang akan jadi PR pemerintah dimasa depan.
BKPM melaporkan telah masuk investor sebesar USD 5 miliar untuk membangun infrastruktur, diantaranya pembangkit listrik untuk mengatasi kekurangan pasokan lsitrik di Medan, Palembang, Balikpapan maupun NTT
Harga beras IR3 di pasar induk beras Cipinang sudah turun dari semula Rp 10.500/liter turun ke harga Rp 7800/liter (data lapangan tanggal 13 Maret 2015).
Cadangan devisa Indonesia naik menjadi USD 115 miliar, sewaktu ditinggalkan SBY cadangan devisa Indonesia hanya USD 109 miliar, dalam waktu 4 bulan pemerintahan Jokowi Cadangan Devisa naik USD 6 miliar.
Cadangan devisa negara yang ditinggalkan Presiden sebelumnya (SBY) per Oktober  2014 adalah USD 110 miliar. Posisi terakhir Februari 2015 sudah menjadi 115,3 miliar alias meningkat USD 5,3.
Mulai beroperasinya 2 tol laut yaitu di Papua melayani angkutan manusia dan logistik, Sorong-Waisai. Kemudian ada Jawa-Sulawesi. Kedua rute tersebut melayani transportasi berjadwal untuk rute pendek alias short sea shipping sejumlah titik yang dilewati dari mulai Sorong hingga Waisai, Papua. Rute lainnya melayani Surabaya hingga Makasar.

Sumber : Projotransparansi.com

Share This Post

Leave a Reply

Lost Password

Register